Main Menu

Assign modules on offcanvas module position to make them visible in the sidebar.

Our school

 SMA PEMBANGUNAN JAYA
 Sidoarjo

Strategi bisnis di tengah corona

 

Senin (27/4) SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo bersama dengan Universitas Pembangunan Jaya menyelenggarakan Seminar Online dengan judul Strategi bisnis di tengah Corona.

Dr. Dion Dewa Barata , S.E., M.S.M didapuk menjadi pembicara utama acara tersebut. Para siswa yang mengikuti begitu antusias, karena pembawaan pria yang juga Dekan Fakultas Ekonomi UPJ ini sangat komunikatif.

Walaupun berbeda jenjang begitu jauh, tetapi pembicara mampu merangkul dan mengarahkan pembicaraan. Di sepanjang seminar contoh-contoh strategi bisnis banyak diambil dari feedbackbisnis sekitaranak-anak SMA.

Selain itu, untuk merancang strategi bisnis diperlukan metode ATM yang baru. Jika yang lama adalah akronim dari amati, tiru dan modifikasi tetapi yang baru adalah adaptasi, telaah dan modifikasi.

Menurut Dion, untuk menjalankan strategi tersebut harus peka terhadap kondisi lingkungan sosial dan juga sedikit banyak bisa membacapeluang daripada pesimis. Dari sinilah optimisme harus dibangun seperti halnya usaha.

Isu-isu yang dekat dengan lingkungan sosial saat ini ada beberapa; 1) dirumah saja, 2) pembatasan sosial, 3) kebersihan, 4) kebutuhan konsumen, 5) persaingan.

CalvinTobing siswa yang penasaran menanyakanlebih dalam terkait strategi bisnis yang sedang trend saat ini, “apakah lebih penting emotionalvaluedaripada functionalvalue?”

Dion menjelaskan bahwa lebih penting lagi sebagian besar pelaku usaha saat ini berfokus pada emotionalvaluedaripada functionalvalue. Hal ini dikarenakan di era krisis seperti ini akan susah membuat sebuah produk dengan fungsi yang benar-benar tidak ada saingannya, sehingga nilai plus dari suatu produk adalah nilai emosionalnya.

Ditengah krisis seperti ini jangan pesimis, ayo bangkit dengan menyusun strategi bisnis baru. “Gaya lama mungkin sudah menurun omsetnya, tapi gaya baru dengan memerhatikan isu-isu terkait corona maka akan muncul pola bisnis baru” terang Dion.

Back to top